18nilai karakter bangsa Minggu, 02 Desember 2012. Buah adalah sumber utama antioksidan Contohnya S atu dan S embilan. Mempunyai huruf awal yaitu S dan bila djiumlahkan satu dan sembilan hasilnya adalah sepuluh. Begitu juga dengan D ua dan D elapan, T iga dan T ujuh kemudian E mpat dan E nam. Terurut sampai dengan angka Lima.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Banyak sekali pengertian tentang pendidikan karakter salah satu yang dapat saya simpulkan adalah pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada seseorang yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Di indonesia pendidikan karakter merupakan fokus tujuan utama dalam rangka pembangunan karakter warga negara, melihat bahwa sekarang ini semakin menurunya etika, moral dan prilaku peserta didik. Seperti tawuran antar pelajar, kenakalan remaja, pencurian, kekerasan, seks bebas dan lain sebagainya. Hal semacam ini tentunya harus dihindari oleh bangsa kita. Karena, tujuan utama kita adalah bagaimana membentuk bangsa yang remaja sebagai generasi penerus bangsa menjadi aktor utama dalam memperbaiki bagaimana kehidupan bangsa dimasa mendatang. Salah satu yang diharapkan adalah bangsa yang berkarakter. Lalu seperti apa bangsa yang berkarakter itu? Bagaimana membentuk karakter bangsa itu? Menurut saya bangsa yang berkarakter adalah bangsa yang memiliki keperibadian yang baik, bangsa yang menjunjjung tinggi nilai, norma dan etika serta menghargai budaya yang di miliki. Dengan menghargai nilai, norma dan budaya tersebut tentunya akan membangun keberadaban bangsa yang baik. Kearifan dari keanekaragaman nilai dan budaya kehidupan bermasyarakat inilah yang harus dipertahankan untuk menjadi bangsa yang berkarakter. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus diletakan pada posisi yang tepat, apalagi ketika menghadapi konflik yang berbasis pada ras, suku dan keagamaan. Pendidikan karakter bukanlah sekedar wacana tetapi realitas, bukan hanya sekedar kata-kata tetapi tindakan dan bukan simbol atau slogan tetapi untuk membangun keberadaban bangsa. Sedangkan untuk membentuk karakter bangsa itu sendiri adalah melalui pendidikan karakter. Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa melalui pendidikan karakter baik di sekolah, keluarga dan masyarakat adalah modal utama dalam membentuk karakter yang baik bagi anak sekaligus modal utama dalam membntuk bangsa yang berkarakter. Pendidikan karakter menjadi penting. Karena didalamnya terdapat banyak sekali nilai-niali positif seperti nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif , cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab. Nilai semacam inilah yang sangat di butuhkan oleh anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa. Untuk menjadikan anak-anak yang berkarakter serta bangsa yang berkarakter perlu adanya perbaikan dan evalusai terutama pada pendidikan formal yaitu sekolah. Memperbaiki sitem pendidikan serta mengorganisir setiap kebIjakan agar lebih baik kalah penting juga pendidikan keluarga dan masyarakat juga harus diperbaiki, kesemua ini saling berdampingan dan tidak dapat dipisahkan guna membentuk karakter yang baik bagi anak. Karena, pendidikan karakter bukan hanya sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, pendidikan karakter adalah usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik habituation sehingga seseorang mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannyaJika semua pendidkan tersebut berjalan dengan baik. Maka secara jelas akan terbentuk karakter yang baik bagi anak. Jika karakter sudah terbentuk dengan baik sudah pasti ini menjadi awal untuk terbentuknya karakter bangsa yang baik yang sangat dibutuhkan di negara kita ini. Karena pada dasarnya pendidikan karakter itu untuk menuju bangsa yang nilai dalam pendidikan karakter 2011 Problematika pendidikan karakter, antara konsep dan realita 2013 Pendidikan Karakter Di Indonesia 2013 Karakter 2013 - Lihat Humaniora Selengkapnya
1 Manfaat Teoritis. Secara teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat: a. Menjadi referensi atau masukan bagi perkembangan ilmu pendidikan. b. Menjadi kajian ilmu pendidikan khususnya dalam pendidikan karakter peserta didik. c. Dapat mengetahui bagaimana strategi yang efektif dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah.
– Identitas nasional adalah ciri, tanda atau jati diri bangsa yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain. Identitas nasional dapat disamakan dengan identitas kebangsaan. Ia menjadi identitas bersama karena merupakan kesepakatan bangsa yang ada di dalam negara. Identitas-identitas dibuat dan disepakati oleh rakyat dari suatu bangsa sebagai identitas ini beberapa contoh identitas nasional Indonesia. Baca juga Apa Itu Identitas Nasional? Contoh identitas nasional Indonesia Setiap bangsa di dunia memiliki identitas masing-masing sesuai dengan sifat, ciri, keunikan, serta karakter dari bangsa tersebut, termasuk Indonesia. Bentuk identitas nasional dapat berupa adat istiadat, bahasa nasional, lambang negara, bendera negara, termasuk juga ideologi contoh identitas nasional Indonesia yang membedakan dengan negara lain, yakni Lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya dinyanyikan untuk pertama kali sebagai lagu kebangsaan pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II. Bahasa nasional, yaitu Bahasa Indonesia berawal dari rumpun bahasa Melayu yang kemudian diangkat sebagai bahasa persatuan pada 28 Oktober 1928. Bangsa Indonesia sepakat bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus identitas nasional Indonesia. Lambang negara, yaitu Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan lambang negara Indonesia. Garuda Pancasila adalah lambang berupa burung Garuda yang dikenal melalui mitologi kuno, yaitu burung yang menyerupai elang rajawali. Garuda digunakan sebagai lambang negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat. Bendera negara, yaitu Bendera Merah merah putih sudah dikenal pada masa kerajaan di Indonesia yang kemudian diangkat sebagai bendera negara. Walaupun dikibarkan pertama kali pada tanggal 17 Agustus 1945, bendera Merah Putih telah ditunjukkan pada Kongres Pemuda II. Semboyan negara, yaitu Bhinneka Tunggal Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Semboyan ini menunjukkan kenyataan bahwa meskipun bangsa Indonesia adalah bangsa yang heterogen, namun tetap berkeinginan untuk menjadi satu bangsa, yaotu bangsa Indonesia. Dasar falsafah negara, yaitu merupakan identitas nasional yang berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi nasional Indonesia. Pancasila berisi lima nilai dasar yang dijadikan sebagai dasar filsafat dan ideologi negara Indonesia. Konstitusi negara, yaitu UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang menduduki tingkatan tertinggi dalam tata urutan perundangan di Indonesia, sekaligus dijadikan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan bernegara. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk sistem politik yang digunakan adalah demokrasi yang berdasarkan kedaulatan rakyat. Konsepsi wawasan nusantara menjadi cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai kebudayaan kebudayaan dan kelompok bangsa di Indonesia merupakan kebudayaan nasional dan menjadi kebanggaan bangsa. Pada dasarnya, kebudayaan nasional adalah puncak dari kebudayaan daerah yang ada. Contoh atau bentuk identitas nasional Indonesia tersebut merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dengan jati diri atau kepribadian Indonesia. Identitas nasional ini menjadi ciri yang dimiliki Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain. Baca juga Fungsi dan Tujuan Identitas Nasional Referensi Pratiwi, Emy Yunita Rahma. 2021. Kewarganegaraan. Solok Insan Cendekia Mandiri. Rosmawati dan Hasanal Mulkan. 2020. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta Kencana. Tomalili, Rahmanuddin. 2019. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta Deepublish. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Adapun18 nilai-nilai pendidikan karakter dideskripsikan adalah sebagai berikut : Nilai Deskripsi Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain,
Berikut adalah 18 karakter bangsa yang dibuat oleh diknas Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja keras Kreatif Mandiri Demokratis Rasa ingin tahu Semangat kebangsaan Cinta tanah air Menghargai prestasi Bersahabat/ komunikatif Cinta damai Gemar membaca Peduli lingkungan Peduli sosial Tanggung jawab Penjelasannya sebagai berikut 1. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan selalu hidup rukun dengan pemeluk agama lain. 2. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya yang menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan. 3. Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. 4. Disiplin Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. 5. Kerja Keras Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. 6. Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. 7. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 8. Demokratis Cara berpikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. 9. Rasa ingin tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat dan didengar. 10. Semangat kebangsaan Cara berpikir, bertindak dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya. 11. Cinta tanah air Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan rasa kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. 12. Menghargai prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. 13. Bersahabat/ komunikatif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. 14. Cinta damai Sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. 15. Gemar membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 16. Peduli lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. 17. Peduli sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. 18. Tanggung jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan alam, sosial dan budaya, negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
berbagaisudut pandangadalah pembentukan karakter pada anak. Salah satu contohnya adalah pada proses pengenalan sampah sejak dini pada anak dapat selaras dengan nilai karakter peduli lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab pada anak. Hal tersebut merupakan sebagian dari 18 nilai karakter bangsa yang dicanangkan oleh Pemerintah. Sebutkan 18 Karakter Bangsa. Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama kepercayaan lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama kepercayaan lain. Delapan belas 18 nilai dalam pendidikan karakter versi kemendiknas dan penjelasannya karakter bangsa from Tidak ada manusia di dunia ini yang hidup tanpa pendidikan. Berikut 18 indikator pendidikan karakter bangsa sebagai bahan untuk menerapkan pendidikan karakter bangsa Religius dan toleransi, disiplin dan kerja keras, kreatif dan mandiri, demokratis, rasa ingin tahu dan gemar membaca, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat dan cinta damai, perduli lingkungan dan perduli sosial, jujur dan bertanggung jawab. 18 karakter bangsaPendidikan karakter bangsa indonesia berangkat dari filosofi ki hajar dewantara bapak pendidikan indonesia, filosofi pendidikan karakter tersebut yaitu olah hati etika, olah pikir literasi, olah karsa estetika, olah raga kinestetik. Religius dan toleransi, disiplin dan kerja keras, kreatif dan mandiri, demokratis, rasa ingin tahu dan gemar membaca, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat dan cinta damai, perduli lingkungan dan perduli sosial, jujur dan bertanggung jawab. Idealnya adalah kemampuan ketiganya harus seiring dan sejalan untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Misalnya angka tiga kita menyebutnya di indonesia tapi. Pembangunankarakter bangsa dapat dilakukan dengan berbagai aktivitas yang dilandasi oleh karakter dasar, yaitu: Kepedulian Sosial: Orang yang berkarakter tidak hanya peduli, tetapi juga mau mengulurkan tangan dan memiliki kepekaan sosial. Contohnya adalah dengan mengembangkan simpati dan empati terhadap orang lain. Karakter Bangsa Indonesia beserta Contohnya, Begini Penjelasannya Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan bangsa Indonesia. Pribadi bangsa Indonesia memiliki kepribadian yang luhur, kepribadian yang tinggi dan mempunyai identitas diri yang terdidik karena didikan ini telah diwariskan oleh nenek moyang kita yang sangat kreatif dalam hidupnya yang tercermin dari bahasa dan budayanya. Apa saja yang merupakan karakter bangsa Indonesia? Berikut ini 18 nilai-nilai dalam pendidikan karakter bangsa Indonesia ReligiusSikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. JujurPerilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Baca Juga Tiga Dampak Persatuan dan Kesatuan dalam Kehidupan Bermasyarakat ToleransiSikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. DisiplinTindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Kerja KerasTindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. KreatifBerpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. MandiriSikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. DemokratisCara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Rasa Ingin TahuSikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. Semangat KebangsaanCara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Cinta Tanah AirCara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. BACA JUGA Pengaruh Keberagaman Masyarakat Indonesia Terhadap Pola Perilaku Masyarakat Menghargai PrestasiSikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. Bersahabat/KomunikatifSikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. Cinta DamaiSikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. Gemar MembacaKebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. Peduli LingkunganSikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Peduli SosialSikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. Tanggung JawabSikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan alam, sosial dan budaya, negara dan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan penguasaan ilmu pengetahuan bahasa, budaya, dan penerjemahan kita dapat membangun karakter bangsa Indonesia yang kita cintai dengan cara menumbuhkembangkan rasa cinta pada bahasa dan budaya Indonesia yang sangat luhur. Baca berita Edukasi lainnya di tautan ini dan berita terkini dari di Google News dengan klik tautan ini. Baca berita lebih cepat, unduh aplikasi di Google Play di tautan ini. TERPOPULER Unduh aplikasi di Google Play di Google News Pos terkaitPengaruh Kegiatan Produksi Bagi Distributor, Ini PenjelasannyaPrinsip-prinsip Demokrasi di Indonesia dan Sejarah Terbentuknya Demokrasi PancasilaDirektur Universitas Terbuka Daerah Ambon Bertemu Danlantamal IX Brigjen TNI Mar Said Latuconsina, Wujudkan Kemitraan Bidang Pendidikan TinggiPembagian Kewenangan pada Otonomi Daerah Antara Pemerintah Pusat dengan DaerahPuan Maharani Pemerintah Harus Jembatani Lulusan SMK dengan Pelaku IndustriIndonesia dan Polandia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan barumuncul pada akhir abad-18, dan untuk pertama kalinya dicetuskan oleh pedadogik Jerman F.W.Forester.27 Menurut bahasa, karakter adalah tabiat atau kebiasaan.Sedangkan menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan “Hancurnya Karakter Hancurnya Bangsa, Urgensi Pendidikan Karakter” dalam Majalah Basis
Pendidikan karakter bukan adalah keadaan yang baru di Indonesia. Doang, apakah anda sudah mengenal bertambah tentang pendidikan karakter ini? Pendidikan karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan buat generasi lebih lanjut. Secara tercecer, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang bisa dilakukan untuk mempengaruhi karakter peserta. Mempengaruhi seperti mana apa? Mempengaruhi agar murid boleh merubah karakternya secara membenang, bukan hanya tentatif. Agar siswa dapat menerapkan budi-fiil yang sesuai dengan pendidikan budi ini. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membuat penyempurnaan diri insan secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menjurus kearah roh yang lebih baik. Apa saja yang termasuk pendidikan karakter nasion Indonesia? Berikut adalah pembahasan nya. Religius Sebuah perilaku yang mencerminkan seseorang dalam kegiatan beragama nya. Memunculkan rasa ketabahan dengan agama lain, dan bisa hidup secara damai dengan anggota pemeluk agama yang lain nya. Lengkap -> Bakal koteng Orang islam, melaksanakan ibadah shalat 5 waktu bagaikan bagasi beragamanya. Bikin pemeluk agama nan bukan, melaksanakan kewajiban-bagasi nya ibarat pemeluk agama nan dianutnya. Mustakim Perilaku bikin selalu menyampaikan kebenaran, fakta, dan boleh dipercaya oleh orang enggak kerumahtanggaan perkataan ataupun perbuatan. Contoh-> Detik membeli gorengan katakan yang sepatutnya ada. Misalnya makan 2, bayarnya pula harus 2. Jangan mengatakan makan 1, tapi sebenarnya makan 3. Toleransi Sikap untuk saling menghargai dan menghormati hak-hak orang lain sungguhpun banyak perbedaan. Contoh-> Bertoleransi antar umat beragama yang lain, terlebih bangsa Indonesia terdiri dari bermacam ragam agama. Tidak mengganggu umat beragama yang enggak melaksanakan ibadahnya juga merupakan teladan kecil dari sikap ketabahan ini. Disiplin Perilaku yang menyodorkan rasa ketertiban dalam diri dan mematuhi hal-hal nan sudah lalu diatur. Ideal-> Datang tepat waktu saat menghadiri formalitas bendera. Kerja keras Perilaku nan menunjukan sikap pantang tunduk dan bersungguh-betapa atas jalan hidup yang dilakukan. Paradigma-> Selalu melakukan yang terbaik ketika mengerjakan tugas, pantang menyerah, dan terus menyedang. Berbenda Punya pemikiran berlainan dengan orang plong lazimnya, berfikir “out of the box”. Contoh-> Membuat sesuatu yang bau kencur, atau memperbarui sesuatu yang telah ada. Misalnya makanan, melakukan inovasi rasa-rasa baru. Mandiri Sikap dan perilaku yang mencerminkan kepercayaan kepada diri seorang tidak bergantung sreg orang tak kerumahtanggaan melakukan suatu kegiatan. Contoh-> Mengamalkan tugas yang diberikan dengan kemampuan diri sendiri. Demokratis Prinsip berfikir dan bertindak nan membidas nasib baik dan barang bawaan dirinya dan hamba allah enggak. Model-> Saat berdiskusi tak hanya menyampaikan pendapat dirinya saja, namun juga harus mendengar pendapat makhluk tak. Rasa Ingin Adv pernah Dorongan privat diri bakal mengeksplor lebih tentang kejadian-keadaan yang yunior dirasakan atau dialami. Acuan-> Mengejar sempat tentang sebuah teknologi baru, misalnya VR Virtual reality. Nasionalisme Suatu sikap dan pemikiran lakukan mendahulukan kepentingan berbangsa dan bernegara diatas kepentingan pribadi/golongan. Teoretis-> Meraih penampakan-kinerja cak bagi mengharumkan nama bangsa Indonesia di gelanggang jagat rat. Sering Kapling Air Cara berfikir dan bersikap nan menunjukan perilaku kecintaan, kesetiaan, kepedulian, dan sangat menghargai bangsa Indonesia. Contoh-> Mengamalkan biji-biji Pancasila dan UUD 1945 di dalam kehidupan bermasyarakat sehari-waktu. Menghargai Performa Sikap yang mendorong diri bagi mencecah suatu prestasi dan pun mengakui prestasi yang diraih oleh orang tidak. Contoh-> Mengucapkan selamat kepada teman yang mutakadim meraih satu pencapaian tertentu. Bersahabat/Komunikatif Sikap dan pola nanang yang membentangkan rasa saling percaya dengan orang lain, saling menghargai, dan rani diajak bekerjasama. Hipotetis-> Berpose palamarta tamah kepada siapapun yang ditemuinya. Cinta Akur Sikap nan mengutarakan perilaku saling menghargai dan memuliakan. Lain silih menyilap dan dapat hidup dengan rukun. Contoh-> Tidak menciptakan menjadikan kegemparan di manapun anda berada Gemar Membaca Membentuk adat buat menyenggangkan beberapa saat untuk mengaji buku. Model-> Membaca buku setiap hari pada jam malam. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan nan memperhatikan lingkungan sekitar dan melakukan upaya-upaya bakal mengoreksi jikalau ada masalah. Contoh-> Lain merusak pohon nan ditemui dan merawat tanaman tersebut. Peduli Sosial Sikap yang peka dengan lingkungan sosial sekitar dirinya dan memasrahkan bantuan kepada basyar-anak adam nan membutuhkan. Contoh-> Membantu teman yang sedang kesulitan memahami suatu pelajaran. Pikulan Jawab Perilaku dan sikap lakukan melaksanakan tugas dan kewajiban nan diembakan kepadanya. Contoh-> Menjalankan amanah sebagai ketua inferior dengan baik. Seumpama aktualisasi diri, yang manakah yang sudah saya saya tanamkan pada diri saya? Ketahanan Kerja keras Mandiri Demokratis Rasa ingin tahu Cinta berbaik Peduli lingkungan Sebaiknya ke depan nya saya dapat meluaskan nya menjadi makin baik lagi. Daftar pustaka › Pendidikan

Contohnyadengan main balok, anak bukan saja belajar membuat bangunan masjid dari balok-balok, tetapi sekaligus belajar bagaimana cara-cara berinteraksi di dalamnya saat anak memainkan alat-alat tersebut dengan permainan simbolik (micro play). Sentra Seni adalah sentra yang memberikan kesempatan pada anak untuk berinteraksi dengan

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Identitas nasional sebagai karakter bangsaIdentitas nasional merupakan suatu karakteristik atau jati diri suatu bangsa yang dapat membedakan ciri khasnya dengan bangsa lain, karena suatu ciri khas bangsa terletak pada konsep bangsa itu sendiri. Secara bahasa, istilah identitas nasional berasal dari kata "identitas" dan "nasional". Identitas berasal dari kata identity yang berarti memiliki tanda, jati diri atau ciri yang melekat pada suatu individu atau kelompok, sementara nasional diambil dari kata nation yang berarti bangsa. Adapun Kedudukan identitas nasional sebagai karakter suatu bangsa ialah, Sebagai pemersatu identitas nasional adalah alat pemersatu bangsa,seperti contohnya di Indonesia yaitu Pancasila sebagai identitas suatu ciri khas yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa identitas nasional di atas adalah bahwa identitas nasional merupakan faktor pembeda, ciri dan identitas suatu negara. Tentunya setiap negara memiliki identitasnya masing-masing, yang membedakan satu negara dengan negara landasan atau pegangan bagi sebuah negara untuk berkembang atau mewujudkan potensi yang dimilikiArtinya dengan identitas nasional maka suatu negara tidak akan kehilangan arah dan Negara dapat berpegang teguh terhadap prinsip jati dirinya sendiri untuk dapat lebih berkembang. Disisi lain, peran identitas nasional bagi suatu bangsa adalah sebagai sarana untuk menumbuhkan persatuan dan integrasi bangsa bawah ini penjelasan mengenai bentuk-bentuk identitas nasional bendera negara, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan Negara, yaitu Sang Merah PutihWarna merah memiliki arti berani yang juga melambangkan darah pada tubuh manusia warna putih berarti suci yang melambangkan jiwa manusia, kedua warna tersebut saling melengkapi dan menyempurnakan Indonesia. Lambang merah telah dikenal sejak masa kerajaan di Indonesia. Bendera sang Merah Putih dikibarkan Ketika pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 tempatnya di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Bendera Merah Putih dijahit oleh istri presiden Soekarno yang bernama ibu IndonesiaBahasa Indonesia adalah bahasa yang berasal dari rumpun Melayu dengan seiring berjalanya waktu Bahasa tersebut terus berkembang dan tumbuh, sejak zaman dahulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan. Bahasa tersebut telah digunakan hampir diseluruh Asia Tenggara. Perkembangan bahasa Melayu itu mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi yang digunakan pada masa itu menggunakan Bahasa Melayu. Secara sadar para pemuda yang tergabung dalam perkumpulan itu membudidayakan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan Indonesia. Bahasa Indonesia diangkat dan diresmikan pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Setelah itu bangsa Indonesia sepakat bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa kesatuan. Ketentuan bahasa Indonesia telah diatur dalam Undang Undang Tahun 2009 mulai pasal 25 sampai pasal Negara Garuda PancasilaPada tanggal 13 juli 1945, saat rapat Panitia Perancangan Undang-Undang Dasar 1945. Salah satu anggota panitia bernama bernama Prada Harahap mengusulkan tentang lambang negara. Lalu tanggal 16 November 1945 baru dibentuk Panitia Indonesia Raya. Panitia yang telah dibentuk bertugas untuk menyelidiki arti lambang-lambang dalam peradaban bangsa Indonesia sebagai langkah awal untuk mempersiapkan bahan kajian tentang lambang negara. Komisi Indonesia Raya diketuai oleh Ki Hajar Dewantara dengan Sekretaris Jenderal Muhammad ini ada ciri-ciri dari lambang negara Garuda Pancasilaa Warna dan jumlah helai buluWarnaKuning Emas Seluruh burung Garuda, Bintang, Kapas, Padi dan RantaiMerah Putih Ruangan Perisai di tengah tengahHitam Dasar Bintang yang berbentuk Perisai, Kepala Banteng dan HurufPutih PitaHijau Pohon beringinJumlah Helai Bulu Pada tiap sayap 17 helaiPada ekor 8 helaiKecil di bawah perisai 10 helaiKecil di leher 45 helaib. Arti dan Makna Lambang Negara Burung yang melambang kekuasaan dan yang terdiri masing-masing 17 helai yangberarti tanggal burung yang 8 helai, berarti bulan ke delapan atau bulan bulu kecil yang terletak pada bawah perisai sebanyak 19 helai dan jumlah bulu kecil di bawah leher sebanyak 45 helai, berarti Bhineka tunggal IkaPita yang ada dibawah yang dicengkeram oleh kedua kaki burung memiliki Garuda semobayan dalam bahasa Jawa Kuno yang berbunyi "BHINEKA TUNGGAL IKA", yang memiliki arti "Berbeda-beda tetapi tetap satu juga".d. Simbol-simbol PancasilaPasal 36A UUD 1945, setelah diubah empat kali pada tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002, memuat frasa "Lambang Negara Garuda Pancasila dengan semboyan Bineka Tungal Ika."e. Lagu Kebangsaan, yaitu Indonesia Rayalagu kebangsaan Indonesia Raya yang diproduksi atau diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman. Lalu pada tanggal 28 Oktober 1928 lagu Indonesia Raya dinyanyikan untuk kali pertama sebagai lagu kebangsaan membahas mengenai karakteristik negara Indonesia, dapat di simpulan bahwa Identitas nasional adalah karakter bangsa yang membedakan suatu negara dengan negara lainnya. Identitas nasional yang terkait dengan suatu bangsa tercermin dalam simbol-simbol nasional seperti Identitas Nasional Indonesia terdiri dari1. Bahasa Persatuan atau Bahasa Nasional yaitu Bahasa Bendera negara yaitu Sang Merah Putih. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Membangundan juga meningkatkan peradaban dan karakter bangsa yang memiliki daya kompetisi tinggi dalam hubungan internasional. Karakter-karakter yang perlu ditanamkan pada moral anak. sumber: suhaiyme-institue.co.id. Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap individu yang ditunjukkan melalui cara bersikapnya, cara berperilaku, dan
Karakter adalah hal yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Karakter berkaitan erat dengan seseorang. Karakter dapat pula menjadi ciri chas yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya. Tak heran bila karakter satu dan yang lainnya berbeda. Karakter sering kali dikaitkan dengan perilaku seseorang. Maka apabila perilaku seseorang baik maka baik pula karakternya pun sebaliknya. Seringkali katakter menjadi tolok ukur unutuk menilai seseorang. Karakter merupakan sesuatu yang melekat pada diri seseorang. Seiring berkembanya waktu bayak istilah yang berkaitan dengan karakter. Maka dari itu artikel ini kan mengulas tentang pengertian karakter, macam dan contohnya. Karakter dalam kehidupan sehari-hari sering disama artikan dengan sifat, watak, ataupun kepribadian. Jika ditelusuri lebih jauh makna setiap istilah tersebut sangat berbeda. Karakter dapat dibentuk dengan proses pembelajaran, baik pembelajaran di rumah, di sekolah maupun di dalam contoh lingkungan masyarakat. Karakter seseorang dapat terbentuk tentu ada peran dari erbagai pihak seperti keluarga, guru, dan teman sebaya. Seringkali karakter seseorang akan mencerminkan perilakunya. Seperti bila seseorang sering melakukan hal-hal baik, sopan dalam berbicara suka menolong, menghargai sesama maka orang tersebut dapat dikatakan sebagai orang yang berkarakter baik, demikian sebaliknya. Maka tak heran jika karakter menjadi ukuran untuk menilai perilaku seseorang. Karakter orang satu dan yang lainnya tentu berbeda sehingga banyak macam karakter yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian Karakter Karakter adalah akhlak atau budi pekerti, tabiat, sifat-sifat kejiwaan yang menjadi ciri khas seseorang dan membedakanya dengan yang lain, dan watak. Seseorang yang berkarakter ialah orang yang berwatak, bersifat, berperilaku, bertabiat, atau berkepribadian. Sehingga makna karakter identik dengan kepribadian atau akhlak. Sehingga dalam etimologinya kata karakter Inggris character secara etimologis, berasal dari bahasa Yunani Greek, yaitu charassein yang memiliki arti “to engrave” Ryan and Bohlin, 1999 5. Kata “to engrave” bisa dimaknai mengukir, melukis, memahatkan, atau menggoreskan. Pengertian Karakter Menurut Para Ahli Berikut adalah beberapa makna karakter murut ahli Maxwell Menurut Maxwell karakter memiliki arti yang jauh lebih mendalam dari sebuah ucapan. Karakter menurut Maxwell merupakan suatu pilihan yang akan menentukan kesuksesan seseorang. Sehingga menurut pendapat ini karakter akan mempengaruhi keberhasilan seseorang dimasa depan. Maka seseorang harus pandai dalam memilih karaternya. Wyne Sedangkan menurut Wyne karakter merupakan suatu cara atau teknis tentang bagaimana memfokuskan pengaplikasian nilai-nilai baik dalam setiap perbuatan atau tingkahlaku. Pendapat ini menekankan bahwa karakter adalah penanaman nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kamisa Menurut Kamisa karakter didefinisikan sebagai sebuah sifat-sifat kejiwaan. Budi pekerti dan akhlak yang dapat menjadikan seseorang berbeda dari yang lainnya. Sehingga berkarakter dapat dimaknai sebaigai seseorang yang mempunyai watak atau kepribadian. Doni Kusuma Menurut Doni Kusuma karakter didefinisikan sebagai suatu ciri, sifat, gaya, atau karakteristik dalam diri seseorang yang dibentuk maupun didapatkan dari lingkungan yang ada disekitarnya. Jadi berdasarkan pendapat ini lingkungan akan mempengaruhi karakter seseorang. Saunders Menurut Saunders karakter adalah sifat nyata yang berbeda yang dimiliki setiap ndividu. Karakter dapat dilihat dari berbagai sudut pandang yang ada di dalam pola perilaku individu. Sehingga karakter setiap individu akan berbeda satu sama lain. Gulo W Makna karakter menurut Gulo W yaitu suatu kepribadian yang dilihat dari sebuah titik tolak moral. Pada umumnya karakter memiliki kaitan dengan dengan sifat-sifat yang relatif tetap. Oleh karena itu lah karakter terkadang disama artikan dengan sifat seseorang. Alwisol Pengertian karakter menurut Alwisol adalah gambaran tingkah laku yang dilakukan dengan mengedepankan nilai secara implisit maupun secara eksplisit. Sejatinya karakter berbeda dengan kepribadian yang tidak berkaitan dengan nilai-nilai. Likona Menurut Lickona, karakter yang mulia good character meliputi beberapa aspek yaitu pengetahuan tentang kebaikan, yang kemudian menimbulkan komitmen niat kepada kebaikan, yang akhirnya benar-benar melakukan kebaikan tersebut. menurut Likona, karakter merujuk kepada serangkaian pengetahuan cognitives, sikap attitides, motivasi motivations, perilaku behaviors dan keterampilan skills. Macam Karakter dan Contohnya Di dunia ini banyak macam karakter yangdapat ditemui. Di negara Indonesia sendiri sekara khusus Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia merumuskan 18 karakter yang harus ditanamkan dalam diri warga Indonesia, terlebih siswa, dalam upaya membangun dan menguatkan karakter bangsa. Berikut adalah penjelasan 18 karakter tersebut Religius Religius merupakan karakter pertama yang harus ditanamkan. Religius merupakan sikap dan perilaku patuh dalam menjalankan ajaran agama yang dipeluknya, sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dan karmonis dengan pemeluk agama lain. Contoh Karakter Religius Di dalam perilaku sehari-hari kita harus melaksanakan kewajiban beribadah shalat 5 waktu bagi muslim, dan ibadah lainnya sesuai agam masing-masing, menghormati pelaksanaan ibadah/ritual/perayaan pemeluk agama lain, saling menjaga kedamaian dan kerukukan antar umat agama, dan lain-lain. Jujur Karakter yang berikutnya adalah jujur. Jujur merupakan perilaku yang berusaha menjadikan dirinya sebagai seseorang yang dapat dipercaya baik dalam perkataan, tindakan, maupun pekerjaan. Contoh Karakter Jujur Perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari adalah tidak berbohong, tidak mencotok saat ulangan, berkata apa adanya, tidak menambahi atau mengurangi cerita orang lain. Toleransi Berikutnya adalah toleransi. Toleransi adalah sikap dan tindakan menghargai perbedaan yang ada disekitar baik perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. Contoh Karakter Toleransi Toleransi dalam kehidupan sehari-hari ialah menerima perbedaan pendapat dalam rapat, tidak memaksakan kehendak pribadi. Memberikan ruang bagi umat agama lain untuk beribadah. Disiplin Karakter yang selanjutnya adalah disiplin. Disiplin merupakan tindakan yang menunjukkan perbuatan tertib dan patuh terhadap berbagai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Contoh Karakter Disiplin Disiplin dalam kehidupan sehari-hari seperti datang tepat waktu, menggunakan seragam sesuai aturan sekolah, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Kerja Keras karakter yang berikutnya adalah kerja keras. Kerja keras merupakan sebuah upaya sungguh-sungguh dalam usaha mengatasi berbagai hambatan atau permasalahan serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Contoh Karakter Kerja Keras Kerja keras dalam kehidupan sehari sehari-hari ialah selalu menye;esakan tugas dengan baik, tidak mudah menyerah dengan kesulitan yang dihadapi, berani menggambil resiko Kreatif Karakter yang berikutnya adalah kreatif. Keratif merupakan sebuah pola pikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan sebuah cara atau hasil yang baru dari sesuatu yang dimiliki. Contoh Karakter Kreatif Kratif dalam kehidupan sehari-hari seperti menghasilkan produk yang belum ada, melakukan eksperimen untuk membuka usaha baru, dan lain-lain Mandiri Karakter yang selanjutnya adalah mandiri. Mandiri merupakan sebuah sikap dan perilaku yang tidak bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Contoh Karakter Mandiri Mandiri dalam kehidupan sehari-hari seperti menyelesaikan tugas sendiri, tidak bergantung pada orang lain untuk melakukan sesuatu. Demokratis Yang selanjutnya adalah demokrasi. Pengertian demokrasi merupakan sebuah pola berfikir, bersikap, dan bertindak yang memandang sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Contoh Karakter Demokratif Demokrasi dalam kehidupan sehari-hari adalah melaksanakan tidak melanggar hak orang lain, tepat membayar pengertian pajak, tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Rasa Ingin Tahu Karakter yang berikutnya adalah rasa ingin tahu. Rasa inggin tahu merupakan sebuah sikap dan perbuatan yang selalu berupaya untuk memahami lebih lanjut dan meluas dari sesuatu yang dilihat, didengar dan dipelajarinya. Contoh Karakter Rasa Ingin Tahu Rasa ingin tahu dalam kehidupan sehari-hari seperti mencari tahu kebenaran sebuah berita, mempelajarai lebih dalam bidang ilmu yang dipelajarinya. Semangat Kebangsaan Karakter yang selanjutnya adalah semangat kebangsaan. Semangat kebangsan merupakan sebuah cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bersama atau negara di atas kepentingan pribadi dan kelompoknya. Contoh Karakter Kebangsaan Semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari seperti ikut serta menjadi relawan bencana alam, membawa nama harum negara dalam kancah internasional, mendukung pembangunan fasilitas umum. Cinta Tanah Air Cinta tanah air adalah sebuah pola berpikir, bersikap, dan berperilaku yang memperlihatan kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi kepada bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Contoh Karakter Cinta Tanah Air Cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari ialah mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-har, tidak ikut serta dalam organisasi yang radikal melawan negara, menggunakan produk-produk dalam negeri. Menghargai Prestasi Menghargai prestasi merupakan karakter yang berikutnya. Menghargai prestasi adalah sikap dan perilaku yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain pula. Contoh Menghargai Prestasi Menghargai prestasi dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dari memberikan pujian kepada adik yang berprestasi, memberikan selamat kepada teman bila mendapat juarai, dan lain-lain. Bersahabat/Komunikatif Bersahabat atau komunikatif adalah sikap terbuka terhadap orang lain dan mampu bertukar informasi secara baik dengan lingkungan sekirat. Seseorang yang memiliki karakter bersahabat akan mudah untuk berkomunikasi dan bergaul dengan orang maupun lingkungan baru. Contoh Karakter Bersahabat/Komunikatif Bersahabat atau komunikatif dalam kehidupan sehari-hari seperti saling menegur sapa dengan teman, menolong teman yang dalam kesulitan, bersikap ramah dan sopan kepada orang tua, teman dan tetangga, dll. Cinta Damai Cinta damai merupakan Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menja kedamaian, kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan baikbermasyarakat, berbangsa maupun benegara. Contoh Karakter Cinta Damai Cinta dalai dalam kehidupan sehari-hari seperti menyebarkan virus kebaikan kepada orang lain dan tidak membuat ujaran kebencian, melerai teman yang bekelahi, menyelesaikan masalah dengan musyawarah kekeluargaan, tidak main hakim sendiri, dan lain-lain. Gemar Membaca Karakter yang berikutnya adalah gemar membaca. Gemar membaca merupakan Kebiasaan mengusahakan waktu untuk membaca berbagai reverensi yang memberikan kebajikan bagi dirinya dan wawasan serta pengetahuan yang luas. Contoh Karakter Gemar Membaca Gemar membaca dalam kehidupan sehari-hari adalah membaca berita yang setiap pagi, dapat memilah bacaan yang benar adanya atau yang hanya hoax semata, membiasakan membaca buku saat waktu senggang, dan lain-lain. Peduli Lingkungan Karakter yang selanjutya adalah peduli lingkungan. Peduli lingkungan merupakan sebuah sikap dan perilaku yang berupaya mencegah terjadinya kerusakan pada lingkungan alam yang ada di sekitarnya, dan mengembangkan usaha untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi agar tidak semakin parah. Contoh Karakter Peduli Lingkungan Karakter pedulilingkungan dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan memanfaatkan dan merawat fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, membuang sampah pada tempatnya, ikut melaksanakan bekerja bakti membersihkan lingkungan sekitar, dan lain-lain. Peduli Sosial Karakter yang selanjutnya adalah peduli sosial. Peduli sosial merupakan sikap dan perilaku memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan peduli dengan masalah-masalah sosial yang ada disekelilingnya. Contoh Peduli Sosial Peduli sosial dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dari turut membantu korban bencana alam dan menggalang dana saat melakukan Car Free Day CFD, melakukan bakti sosial untuk masyarakat kurang mampu. Tanggung Jawab Yang terakhir adalah karakter tanggung jawab. Tanggung jawab adalah sikap dan tindakan seseorang untuk melakukan tugas dan kewajiban yang seharusnya dia lakukan, baik terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan alam, sosial dan budaya, negara maupun terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Contoh Karakter Tangung Jawab Tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dari menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya, berani bertanggungjawab apabila melakukan kesalahan, selalu melaksanakan ibadah shalat tepat waktu bagi muslim, dan lain-lain. Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya mengenai pengertian karakter menurut para ahli, macam dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian.
Selain itu ada beberapa manfaat keragaman masyarakat Indonesia, yakni: - Dapat belajar saling menghargai karakter setiap individu. - Dapat belajar bersosialisasi. - Dapat belajar toleransi. - Saling melengkapi satu sama lain. - Belajar hidup rukun dalam masyarakat. - Menumbuhkan sikap cinta tanah air. - Menciptakan identitas bangsa Indonesia.
Pendidikan karakter bukan merupakan hal yang baru di Indonesia. Namun, apakah anda sudah mengenal lebih tentang pendidikan karakter ini? Pendidikan karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Secara sederhana, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Mempengaruhi seperti apa? Mempengaruhi agar siswa dapat merubah karakternya secara berkelanjutan, bukan hanya sementara. Agar siswa dapat menerapkan karakter-karakter yang sesuai dengan pendidikan karakter ini. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Apa saja yang termasuk pendidikan karakter bangsa Indonesia? Berikut adalah pembahasan nya. Religius Sebuah perilaku yang mencerminkan seseorang dalam kegiatan beragama nya. Mengedepankan rasa toleransi dengan agama lain, dan dapat hidup secara damai dengan anggota pemeluk agama yang lain nya. Contoh -> Untuk seorang Muslim, melaksanakan ibadah shalat 5 waktu sebagai kewajiban beragamanya. Untuk pemeluk agama yang lain, melaksanakan kewajiban-kewajiban nya sebagai pemeluk agama yang dianutnya. Jujur Perilaku untuk selalu menyampaikan kebenaran, fakta, dan dapat dipercaya oleh orang lain dalam perkataan maupun perbuatan. Contoh-> Saat membeli gorengan katakan yang sebenarnya. Misalnya makan 2, bayarnya juga harus 2. Jangan mengatakan makan 1, tapi sebenarnya makan 3. Toleransi Sikap untuk saling menghargai dan menghormati hak-hak orang lain walaupun banyak perbedaan. Contoh-> Bertoleransi antar umat beragama yang lain, terlebih bangsa Indonesia terdiri dari beragam agama. Tidak mengganggu umat beragama yang lain melaksanakan ibadahnya juga merupakan contoh kecil dari sikap toleransi ini. Disiplin Perilaku yang mengedepankan rasa ketertiban dalam diri dan mematuhi hal-hal yang sudah diatur. Contoh-> Datang tepat waktu saat menghadiri upacara bendera. Kerja keras Perilaku yang menunjukan sikap pantang menyerah dan bersungguh-sungguh atas pekerjaan yang dilakukan. Contoh-> Selalu melakukan yang terbaik saat mengerjakan tugas, pantang menyerah, dan terus mencoba. Kreatif Memiliki pemikiran berbeda dengan orang pada umumnya, berfikir “out of the box”. Contoh-> Membuat sesuatu yang baru, atau memperbarui sesuatu yang telah ada. Misalnya makanan, melakukan inovasi rasa-rasa baru. Mandiri Sikap dan perilaku yang mencerminkan kepercayaan kepada diri sendiri tidak bergantung pada orang lain dalam melakukan suatu kegiatan. Contoh-> Mengerjakan tugas yang diberikan dengan kemampuan diri sendiri. Demokratis Cara berfikir dan bertindak yang memperhatikan hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Contoh-> Saat berdiskusi tidak hanya menyampaikan pendapat dirinya saja, namun juga harus mendengar pendapat orang lain. Rasa Ingin Tahu Dorongan dalam diri untuk mengeksplor lebih tentang hal-hal yang baru dirasakan atau dialami. Contoh-> Mencari tahu tentang sebuah teknologi baru, misalnya VR Virtual reality. Semangat Kebangsaan Suatu sikap dan pemikiran untuk mendahulukan kepentingan berbangsa dan bernegara diatas kepentingan pribadi/golongan. Contoh-> Meraih prestasi-prestasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Cinta Tanah Air Cara berfikir dan bersikap yang menunjukan perilaku kecintaan, kesetiaan, kepedulian, dan sangat menghargai bangsa Indonesia. Contoh-> Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 di dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Menghargai Prestasi Sikap yang mendorong diri untuk mencapai suatu prestasi dan juga mengakui prestasi yang diraih oleh orang lain. Contoh-> Mengucapkan selamat kepada teman yang telah meraih suatu pencapaian tertentu. Bersahabat/Komunikatif Sikap dan pola berpikir yang mengedepankan rasa saling percaya dengan orang lain, saling menghargai, dan mampu diajak bekerjasama. Contoh-> Bersikap ramah tamah kepada siapapun yang ditemuinya. Cinta Damai Sikap yang mengedepankan perilaku saling menghargai dan menghormati. Tidak saling menjatuhkan dan dapat hidup dengan rukun. Contoh-> Tidak membuat keonaran di manapun ia berada Gemar Membaca Membentuk kebiasaan untuk meluangkan beberapa saat untuk membaca buku. Contoh-> Membaca buku setiap hari pada jam malam. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang memperhatikan lingkungan sekitar dan melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki jika ada masalah. Contoh-> Tidak merusak tanaman yang ditemui dan merawat tanaman tersebut. Peduli Sosial Sikap yang peka dengan lingkungan sosial sekitar dirinya dan memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. Contoh-> Membantu teman yang sedang kesulitan memahami suatu pelajaran. Tanggung Jawab Perilaku dan sikap untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang diembakan kepadanya. Contoh-> Menjalankan amanah sebagai ketua kelas dengan baik. Sebagai aktualisasi diri, yang manakah yang sudah saya saya tanamkan pada diri saya? Toleransi Kerja keras Mandiri Demokratis Rasa ingin tahu Cinta damai Peduli lingkungan Semoga ke depan nya saya dapat mengembangkan nya menjadi lebih baik lagi. Daftar Pustaka › Pendidikan
Kepekaanterhadap keperluan dan kebajikan diri, dan orang lain dengan memberi bantuan serta sokongan moral secara ikhlas merujuk kepada definisi nilai. 23 subur, pembelajaran nilai moral . 18 nilai karakter bangsa indonesia beserta contohnya . 3) berpegang teguh kepada nilai moral dan etika. - Istilah karakter dapat diartikan sebagai sistem daya juang, daya dorong, daya gerak, dan daya hidup yang berisikan tata nilai kebaikan akhlak dan moral dalam diri manusia. Karakter inilah yang melandasi pemikiran, sikap, dan perilaku manusia. Sementara itu, karakter bangsa adalah akumulasi atau sinergi dari karakter individu warga bangsa yang berproses secara terus menerus dan kemudian bangsa Indonesia adalah nilai-nilai kehidupan nyata bangsa Indonesia yang merupakan perwujudan dan pengamalan juga Komunitas dan Pembentukan Karakter Bangsa Untuk mewujudkan dan membentuk karakter bangsa Indonesia, diperlukan nilai-nilai yang harus ada dalam setiap warga negara. Nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa Indonesia adalah Keimanan dan Ketakwaan Manusia yang bertakwa adalah manusia yang melaksanakan perintah Tuhan Yang Maha Esa dan menjauhi larangan-Nya. Contohnya adalah melaksanakan ibadah, selalu berbuat kebaikan, menjaga hubungan baik dengan sesama, menjauhkan diri dari perbuatan dosa, dan lain-lain. Kejujuran Menumbuhkan sikap dan perilaku sesuai nilai dan normal dengan berkata dan berbuat apa adanya. Kedisiplinan Kepatuhan seseorang terhadap norma dan peraturan yang berlaku, baik peraturan yang dibuat pemerintah maupun peraturan adat istiadat yang berlaku di masyarakat. Keikhlasan Menumbuhkan sikap dan tindakan setia yang secara sadar berbuat sesuai dengan hati nurani tanpa pamrih. Tanggung Jawab Setiap tugas dan kewajiban selalu diikuti oleh tanggung jawab, baik tanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME maupun tanggung jawab terhadap sesama manusia. Persatuan Menempatkan kepentngan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Persatuan dan kesatuan diwujudkan dengan mengedepankan pergaulan berdasarkan Bhineka Tunggal Ika. Saling Menghormati Wujud sikap saling menghormati digunakan sebagai perekat budaya atau tradisi yang berbeda antardaerah. Toleransi Dalam kemajemukan, agar terpelihara kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, perlu dikembangkan nilai toleransi. Contohnya adalah sikap menahan diri, sabar, dan lapang dada. Gotong Royong Pekerjaan yang dilakukan bersama-sama tanpa pamrih untuk menyelesaikan suatu kegiatan yang hasilnya bermanfaat bagi semua orang dan dilandasi rasa kekeluargaan. Musyawarah Proses pengambilan keputusan yang dilakukan atas dasar kesepakatan bersama untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Musyawarah menjadi akar demokrasi di Indonesia. Kerja Sama Ciri khas masyarakat Indonesia yang diwujudkan dalam berbagai kehidupan, mulai dari lingkungan, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Ramah Tamah Sifat dan sikap baik budi dan santun dalam tutur kata serta perbuatan dalam bergaul di tengah masyarakat. Keserasian Kesejahteraan dan kebahagiaan hidup manusia dapat dicapai apabila terjadi keseimbangan hak dan kewajiban dalam membina hubungan antara dirinya dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan lingkungan. Patriotisme Sikap mental yang dilandasi oleh rasa cinta, siap membela dan rela berkorban untuk tanah air, bangsa, dan negara. Kesederhanaan Sikap mental yang rendah hati dalam tingkah laku dan tutur kata yang selalu bersahaja. Martabat dan Harga Diri Tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukannya yang terhormat. Harga diri adalah nilai diri dan nilai kemanusiaan yang melekat. Kerja Keras Upaya yang dilakukan sungguh-sungguh dalam mencapai sesuatu yang diharapkan. Pantang Menyerah Sikap tangguh dan terus berjuang meskipun menghadapi berbagai rintangan, hambatan, dan tantangan. Referensi Nuswantari. 2019. Pendidikan Pancasila Membangun Karakter Bangsa. Yogyakarta Deepublish Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
\n 18 karakter bangsa beserta contohnya
B Nilai Karakter 1. Pengertian Karakter Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa karakter adalah sifat atau ciri kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membendakan seseorang dengan yang lain; tabiat; watak.4 Karakter disini adalah nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang WCaCN.
  • mxhtxn1pif.pages.dev/565
  • mxhtxn1pif.pages.dev/216
  • mxhtxn1pif.pages.dev/199
  • mxhtxn1pif.pages.dev/489
  • mxhtxn1pif.pages.dev/203
  • mxhtxn1pif.pages.dev/417
  • mxhtxn1pif.pages.dev/66
  • mxhtxn1pif.pages.dev/401
  • 18 karakter bangsa beserta contohnya