PUISI Gempa Bumi PUISI Senin, 18 Maret 2013 Gempa Bumi Ketika bumi diguncang Pohon-pohon turut bergoyang Bangunan runtuh berjatuhan Orang-orang berlari ketakutan Sambil berdoa mencari perlindungan Gempa bumi adalah gejala alam Kehendak Allah Sang Pencipta alam Mari sayangi alam Karena kita sahabat alam Diposting oleh Unknown di 08.21
Tiga puisi tentang gempa bumi dan tsunami di Palu. Kembali puisi bencana alam atau puisi gempa bumi di indonesia yang akan diterbitkan blog puisi dan kata bijak atas keprihatinan bencana alam ini masih berkaitan dengan puisi bencana alam gempa Palu dan Donggala dalam kumpulan puisi bencana alam dan puisi tentang gempa tsunami sebagai ucapan duka cita dan keprihatian atas tragedi alam yang terjadi di Sulawesi diketahui gempa bumi dan tsunami yang melanda pantai barat pulau sulawesi yang berdampak pada kehidupan di Palu dan Donggala membuat kedua daerah ini porak-poranda laksana kota korban jiwa, ribuan luka-luka serta kehilangan tempat tinggal, hal inilah membuat seorang Ys Sunaryo menyampaikan ucapan keduka-citaan dan rasa empati lewat bait bait puisi sedih tentang gempa dan bencana alam tsunami di puisi bencana alam tentang gempa bumi dan tsunami yang di tulis oleh Ys Sunaryo, berisikan puisi puisi tentang gempa dan puisi bencana alam dan tsunami di Palu dan adapun susunan judul puisi tentang gempa bumi dan tsunami di Palu diterbitkan puisi dan kata bijak antara lainPuisi Gempa Untuk Para KekasihPuisi Surga Gadis DonggalaPuisi Kerudung MaimunTiga puisi gempa dan puisi tentang bencana alam gempa bumi dan tsunami yang mengisakan cerita dan tragedi bencana alam di palu dan PUISI YS SUNARYO MENYEKA DUKA GEMPAPuisi gempa Palu atau puisi tentang gempa di Palu dan Donggala yang di tulis oleh Ys Sunaryo merupakan puisi dengan tema duka gempa atau puisi sedih bencana alam mengisahkan tentang kejadian dan hal hal yang berkaitan dengan gempa bumi yang melanda palu dan berikut ini adalah puisi gempa bumi dalam kumpulan puisi bencana alam gempa, atau puisi tentang gempa di Palu dan Donggala, diawali dari Puisi gempa untuk kekasih, disimak saja puisinya di bawah UNTUK PARA KEKASIHKarya YS Sunaryolagi-lagi air matabanjir di lembar-lembar doamenyambut kasih sayang Tuhandalam guncang gempa ujianbiar bumi berporos takdirmemacu kita kian berpikirdan semakin memeluk zikirkarena duniawi mesti ada akhirtanpa kabar kapan bertandangagar kita tak henti sembahyanghingga bukan rintih kehilangansebab genggaman adalah titipansegala cinta tak berpelukankita pemilik perpisahan-perpisahanselamat jalan para kekasihpada kehidupan abadiyang tak berselisihBandung, 28 September 2018SURGA GADIS DONGGALAKarya YS Sunaryobangun Win, bangunkehidupanmu masih adadi sini di telaga air matadi sini di edar mataharidi sini di setia merah apiwalau kau tak lagi di bumitersenyum hidup kembalisakitmu hanya ada di matakupada orang-orang lalu-lalangpada yang membanting tulangpada tiap hari dirundung laparpada tersesat di semak belukarpada kemewahan di gedung pelacurandan kecurangan di pasar-pasar judibangun Win, bangunsurga tak pernah gempalumpur adalah bubur kenikmatanpuing-puing yang menindihadalah ranting ranum buah-buahanminumlah Win, semua keringadalah air kesuburan untukmubusuk tubuhmu menjadi peringatantentang hidup bukan jasad sekarattetapi jiwa bersyahadatyang terus bercinta dalam perjalananabadi bahagia dalam pelukan Tuhanbangun Win, bangunbangunkan dunia yang masih bernyawakatakan, kematian melalui ujiantidaklah sia-siakarena lebur adalah kitab maknaagar kita mesti terjagadari kematian nuraniyang lebih ngerilebih dalam segala nyeribangun Win, bangunnikmati bening doa-doakarena aku mengerti Win,kau lebih bahagia di sanadi sini di kotor tangankutak mampu merabasebagai manusia tersisayang tebal dosa-dosaBandung, 2 Oktober 2018KERUDUNG MAIMUNKarya YS Sunaryomalam di tenda pengungsianbintang-bintang muram terbelahsedang temaram rembulan pecahdarah segar telah menjadi nanahMaimun terus terjagakerudungnya membalut tiga lukamenyeka sayatan di matanyaujungnya membilas lebam dada ibudirobek setengah untuk perbankedua kaki bapaknyaIa menulis kisah pada anginingin awan menggumpal pijakansebab tanah guncang kematianmenggulung kampung halamanMaimun mengais traumagoyang tenda selalu rasa gempayang berlari disangka dikejar tsunamitak sanggup lagi mendengar kematiansebab adiknya yang masih bayihilang ditelan reruntuhanhati Maimun berdoa tiada hentisambil menanti datang pagiingin naiki punggung matahariDemikianlah puisi tentang gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, baca juga puisi tsunami atau puisi tentang gempa palu dan puisi bencana alam yang lain di blog ini, semoga puisi tentang bencana alam dan puisi gempa bumi yang di tulis oleh Ys Sunaryo dapat menghibur dan bermanfaat.
1DQq. mxhtxn1pif.pages.dev/697mxhtxn1pif.pages.dev/629mxhtxn1pif.pages.dev/932mxhtxn1pif.pages.dev/890mxhtxn1pif.pages.dev/609mxhtxn1pif.pages.dev/847mxhtxn1pif.pages.dev/867mxhtxn1pif.pages.dev/775
puisi tentang gempa bumi